Sabtu, 17 Juni 2017

evaluasi bersama pengurus PINBID




setelah musyawarah pembentukan kelompok usaha yang diselenggarakn atas dukungan dari ADBMI & Friends terhadap masyarakt yang termasuk ke dalam daftar penerima manfaat dari program ADBMI yang berjumlah 100 orang yang ada di 6 dusun desa lendang nangka utara.
dari hasil musyawarah yang dilakukan pada tanggal 5 dan 8 April 2017 lalu menghasilkan 12 kelompok usaha dengan rincian tiap dusun 2 kelompok usaha uang terbentuk dengan berbagai rencana usaha yang di sepakati dari masing-masing kelompok yang berjumlah 12 kelompok usaha tersebut.
begitu juga dengan kelompok usaha yang ada di dusun jimse yaitu kelompok mawar dan kelompok anggrek yang merencanakan membuat kerupuk nanas, keripik, dodol nanas bahkan sirup nanas akan tetapi kendala yang sangat berat menurut ketua kelompok mereka adalah kemasan yang pas untuk memasarkannya.
dan pada saat ini yang sudah berjalan di kedua kelompok yang ada di dusun jimse ini adalah pembuatan keripik pisang, keripik singkong, dan kerupuk nanas di kelompok mawar sedangkan di kelompok anggrek adalah keripik singkong dan bantal.
kendala yang di alami sejauh ini menurut ketua kedua kelompok ini adalah peralatan untuk mengiris dalam pembuatan keripik tersebut, karena selama ini hanya menggunakan peralatan sederhana yang di rakit sendiri.
disamping itu juga " kami terkedala dengan modal yang sangat minim ketika ingin memproduksi dalam jumlah yang lebih besar" ujar Sapiah salah seorang anggota kelompok mawar saat kami tanya ketika sedang memproduksi keripik singkong kemarin tanggal 25 mei 2017.
hal yang sangat di harapkan selama ini adalah ada pihak-pihak baik dari pemerintah, dinas-dinas terkait, maupun lembaga lainnya untuk memberikan bantuan peralatan dan bantuan permodalan yang akan bisa mendongkrak hasil produksi maupun pendapatan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar