Hari
pertama pelatihan Manajemen Ekonomi Rumah Tangga (MERT) yang diselenggarakan
oleh PINBID Lendang Nangka Utara,
bekerjasama dengan ADBMI & friends yang didukung oleh MCA-Indonesia. Acara
diselenggarakan di Aula PAUD Al-Izzati Jimse, desa Lendang Nangka Utara,
Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, mulai
dari hari Rabu 26 – 28 Juli 2017.
Hadir
pada acara ini Pendamping Lapangan untuk desa Lendang Nangka Utara bapak
Sahrudin, SH dan salah seorang stap desa lendang nangka utara yaitu bapak
Saparwadi, QH, S.Pd.I untuk membuka acara pelatihan ini, semestinya akan dibuka oleh bapak kepala desa, akan tetapi karena sesuatu
dan lain hal beliau berhalangan hadir dalam acara ini. Acara ini berlangsung
dengan aman dan nyaman sebagaiman yang diharapkan, yang diawali dengan
perkenalan baik dari fasilitator maupun dari peserta yang mengikuti pelatihan
ini.
Selanjutnya setelah perkenalan peserta
diajak untuk membuat aturan kelas untuk acara 3 hari kedepan, seperti jam masuk, waktu istirahat, ISOMA dan waktu
pulang. Kemudian masuk kepada materi yang akan dibahas untuk sesi pertama pada
hari ini mengenai pengertian Pengelolaan atau manajemen, pengertian ekonomi,
pengertian rumah tangga dan selanjutnya membahas tujuan dari pengelolaan
ekonomi yang berbasis rumah tangga.
Hal ini dilakukan untuk mengajak kepada
para peserta agar bisa memahami apa
pengertian dari pengelolaan
ekonomi rumah tangga dan apa saja tujuan mempelajarinya, sehingga diharapkan bisa
meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka tentang materi ini dan
selanjutnya setelah mereka kembali dari pelatihan ini bisa menerapkannya secara
langsung di rumah masing-masing.
Acara ini dipandu langsung oleh 2 orang Trainer PINBID Lendang
Nangka Utara yaitu bapak Awaludin, S.Pd dan Bq Sri Hidayati sebagaimana pada
pelatihan MERT tahap 1 pada minggu yang lalu. Peserta yang mengikuti pelatihan
ini berasal dari 3 dusun yaitu Masjid Bakiq, Benteng Utara dan Benteng Montong
Sube yang berjumlah 25 orang.
ADBMI & friends memberikan program ini kepada desa Lendang Nangka Utara karena merupakan salah satu desa
yang berada pada lingkar hutan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), program
ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat miskin yang
pernah menjadi buruh migrant atau keluarga para buruh migrant yang ditinggal oleh keluarga mereka untuk mencari rizki ke luar negeri sebagai
seorang TKI/TKW.


































Tidak ada komentar:
Posting Komentar