Sabtu, 29 Juli 2017

Hari Terakhir Pelatihan MERT PINBID Lendang Nangka Utara Tahap 2

PINBID, LENDANG NANGKA UTARA
Peserta pelatihan MERT tahap II

Berhubung hari terakhir pelatihan ini bertepatan dengan hari Jum'at 28 Juli 2017, maka panitia dan semua peserta menyepakati bahwa acara harus dimulai 1 jam lebih awal dari hari biasanya yaitu masuk pada jam 08.00-11.00 untuk sesi yang pertama, karena semua fasilitaor, panitia dan peserta akan melaksanakan ibadah solat jum'at, siamping itu juga lokasi pelatihan yaitu Aula PAUD Al-Izzati Jimse, Desa Lendang Nangka Utara yang berdekatan dengan masjid. Begitujuga dengan acara makan siang semua peserta menyepakati untuk makan siang setelah melaksanakan ibadah solat Jum'at, oleh karena itu tidak mengganggu atau mengurangi jam belajar pelatihan seperti yang telah ditentukan walaupun dilaksanakan pada hari Jum'at.

Semangat atau antusiasme peserta yang mengikuti pelatihan ini cukup tinggi dan sangat aktif hal ini terbukti dengan tingkat kehadiran peserta dari hari pertama sampai hari terakhir tetap 25 orang dan hasil diskusi secara berkelompok maupun tugas perorangan yang diberikan oleh fasilitator dan sudah ditulis baik pada flipchart mapun metha plan sangat banyak bahkan baru 2 hari saja sekeliling tembok ruangan pelatihan sudah penuh dengan tempelan flipchart dan metha plan hasil belajar peserta pelatihan.

Seperti hari-hari sebelumnya acara dimulai dengan melakukan review tentang materi pada hari sebelumnya yaitu tentang tujuan jangka pendek, tujuan jangka panjang, cara mengambil keputusan serta keuntungan dan kerugian migrasi. Untuk menentukan siapa yang akan mereview, fasilitator menggunakan cara yang unik dan bisa menghibur peserta yaitu dengan menggunakan gulungan kertas yang diletakkan dipundak dan di jepit dengan kepala, kemudaian harus diambil oleh peserta yang lain dengan pundak juga tidak boleh menggunakan tangan, dengan demikian sapa yang menjatuhkan kertas tersebut berarti dialah yang harus melakukan review dan begitu seterusnya sampai dianggap cukup oleh fasilitator.

Materi pada hari ketiga pelatihan ini adalah tentang anggaran, perbedaan dan persamaan antara kebutuhan dan keinginan, dan terakhir tentang pemasukan dan pengeluaran. Untk materi yang pertama bapak Awaludin, S.Pd menggunakan metode curah pendapat dari para peserta, menurut  bapak satarudin salah seorang peserta " Anggaran adalah sebuah rencana untuk mengerjakan sesuatu pekerjaan atau usaha yang sudah ditentukan baiaya dan waktu pengerjaannya".

Pada materi tentang kebutuhan dan keinginan fasilitator menggunakan metode curah pendapat untuk mengetahui pengertian dari kebutuhan dan keinginan dari masing-masing peserta yang kemudian disimpulkan oleh fasilitator, dan fasilitator juga menggunakan metha plan yang dibagikan kepada semua peserta untuk menuliskan apa saja yang termasuk kebutuhan dan keinginan stelah itu hasilnya dibacakan dan didiskusikan dengan semua peserta.

Curah pendapat juga dianggap efektif oleh fasilitator " Dengan metode curah pendapat ini sangat efektif digunakan karena disamping untuk mencapai tujuan-tujuan dari materi yang akan dibahas juga bisa membuat suasana diskusi atau pelatihan mejadi lebih aktif dan tidak membosankan karena semua peserta ikut aktif dalam menyampaikan pendapat masing-masing dan akan memudahkan bagi fasilitator untuk mencapai tujuan-yang diharapkan karena tugas fasilitator hanya akan menyimpulkan atau melengkapi saja." Ungkap bapak Awaludin, S.Pd.I selaku fasilitator dalam pelathihan warga Manajemen Ekonomi Rumah Tangga (MERT) ini.

Metode ini juga dipakai untuk mengetahui perbedaan antara pemasukan dan pengeluaran, setelah itu semua peserta dibagikan selembar kertas HVS untuk menuliskan apa saja yang menjadi sumber pemasukan dan pengeluaran sebagaimana yang dialami sehari-hari dalam rumah tangga masing-masing peserta, yang kemudian didiskusikan bersama.

Dengan demikian sesi pertama pada hari ketiga pelatihan ini sudah tuntas dan kemudian simpulkan oleh fasilitator dengan menanyakan dan memaparkan kepada peserta tentang tujuan-tujuan pada tema hari ini yaitu ; bisa menjelaskan pengertian anggaran, bisa membedakan kebutuhan dan keinginan dan bisa membedakan antara pemasukan dan pengeluaran.

Setelah makan siang peserta langsung masuk kedalam ruangan pelatihan untuk mengikuti materi selanjutnya yaitu mengisi lemabar kerja anggaran yang didahului dengan melakukan review tentang materi pada sesi yang pertama. Peserta dibagikan lembar kerja anggaran untuk mencoba praktik membuat anggaran sesuai dengan pengalaman rumah tangga mereka masing-masing, mereka diminta untuk menuliskan apa saja yang menjadi sumber pendapatan sehari-hari dan berapa besaran pendapatan yang mereka peroleh dan juga menuliskan hal-hal apa saja yang menjadi pengeluaran sehari-hari mereka yang kemudian dikalkulasikan berapa pendapatan dikurangi dengan pengeluaran yang biasa mereka lakukan.


Hasilnya dibaca langsung oleh masing-masing peserta, dan kebanyakan dari mereka lebih besar pengeluaran daripada pendapatan, menurut mereka hal ini disebabkan karena berbagai alasan antara lain : banyaknya kebutuhan bersama anggota keluarga, kurangnya lapangan pekerjaan, harga-harga kebutuhan pokok yang sangat tinggi dan selalu naik, kurangnya ilmu pengetahuan untuk bersaing dengan perkembangan zaman dan lain sebaginya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar